Penyebarluasan penggunaan komputer dewasa ini di dalam masyarakat

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
Salah satu pemicu dari penyebaraluasan penggunaan komputer dalam masyarakat yang sangat pesat adalah perkembangan teknologi informasi dimana teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
masyarakat dewasa ini sangat bergantung akan penggunaan komputer dan hal ini coba di akomodasi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang komputer sebagai lahan yang cukup mengguntungkan untuk mengembangkan bisnis mereka. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi perusahan berlomba-lomba bersaing menciptakan produk terbaik mereka sehingga hal ini berdampak persaingan dalam harga jual, Kalau dahulu untuk membeli komputer bagi sebagian masyarakat cukup memberatkan karena harganya yang cukup mahal dan sebagian masyarat mengganggap komputer merupakan barang yang mewah yang hanya bisa dimiliki oleh masyarakat lapisan atas dan dewasa anggapan tersebut tidaklah benar karena semua lapisan masyarakat sekarang dapat mendapatkan seperangkat komputer dengan harga yang cukup bersahabat.
Di negara maju, apresiasi masyarakat terhadap komputer lebih merata dibandingkan dengan di negara berkembang karena penetrasi komputer di masyarakat maju sudah lebih lama terjadi.Di negara yang sedang berkembang, beberapa lapisan masyarakat tertentu sudah merasakan manfaat komputer sedangkan beberapa lapisan lainnya belum mengenalnya. Keadaan ini akan berubah cepat atau lambat secara bertahap. Adalah tidak bijaksana bila ada sebagian dari anggota masyarakat yang seolah merasa terancam dengan masuknya komputer ke masyarakat, sebab peran komputer di masyarakat pada akhirnya akan ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Lebih mudah untuk memberikan apresiasi yang wajar terhadap dampak dari pemanfaatan komputer di masyarakat daripada mengabaikannya sama sekali. Apresiasi terhadap dampak dari suatu produk baru tidak selalu harus disertai dengan dimilikinya pengetahuan yang mendalam tentang produk tersebut.

1.2 Batasan Masalah

Makalah ini fokus pada penyebaran informasi atau berita mengenai prediksi masa depan penggunaan komputer dan dampaknya terhadap tenaga kerja.

1.3 Tujuan

Penulisan Makalah ini bertujuan untuk memprediksikan penggunaan komputer dalam empat bidang kegiatan yaitu Bidang: Perbankan, Transportasi, Pendidikan, Komunikasi, Teknologi Informasi dan bagaimana dampaknya terhadap tenaga kerja dalam 4 bidang kegiatan tersebut.

2. ISI

2.1 Pernyataan Tentang Penggunaan Komputer Pada Masyarakat Indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi adalah sesuatu yang menggembirakan. Namun perkembangan rupanya tidak lepas dari kekurangan yang melekat pada manusia, dan pada segala sesuatu yang keluar dari buah tangannya, dan kekurangan tersebut coba ditutupi oleh penggunaan computer karena computer merupakan sebuah sarana yang dapat digunakan untuk mempermudah tugas manusia, dan pada masyarakat Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang tentu penggunaan computer akan berdampak langsung terhadap perkembangan bangsa dan negara Indonesia agar bersaing dengan negara-negara lainnya . hal tersebut buat kami tertarik untuk merefleksikan dampak multidimensional dari penggunaan TI yang canggih di dalam 4 aspek bidang. Pertanyaan yang akan coba dijawab di dalam tulisan singkat ini adalah, bagaimana bentuk penggunaan computer dalam bidang perbankan, transportasi, pendidikan dan informasi dan juga dampaknya dimasa yang akan datang terhadap masyarakat itu sendiri dan juga berdampak dalam hal ketenaga kerjaan

2.2 Pemanfaatan Komputer di Bidang Perbankan

Industri perbankan di Indonesia merupakan salah satu sektor perekonornian yang mengalarni perkembangan relatif paling dinarnis dibandingkan sektor ekonorni yang lain, terutama setelah paket deregulasi Oktober 1988 dengan sasaran antara lain mengerahkan dana masyarakat dan meningkatkan efisiensi di bidang perbankan dan lembaga keuangan. Fungsi lembaga perbankan itu sendiri adalah sebagai lembaga perantara keuangan (financial interrnidiary) yang menyalurkan dana masyarakat dan menginventasikan kembali dana tersebut untuk mendukung perkembangan ekonomi.
perkembangan pembangunan di Indonesia secara makro serta kebijaksanaan pemerintah dalam hal deregulasi dunia perbankan, mempercepat pertumbuhan industri perbankan di Indonesia. Setelah Pakto 1988, perkembangan dunia perbankan menunjukkan peningkatan kuantitas yang drastis dilihat berdasarkan jumlah pertumbuhan bank bam atau cabang-cabang Bank lama.Sampai awal tahun 1993 tercatat sebanyak 217 buah Bank di Indonesia.
Situasi tersebut menyebabkan persaingan antar Bank cenderung semakin meningkat. Kemampuan suatu Bank untuk menghadapi situasi tersebut memerlukan strategi yang tepat, terutama mengantisipasi perkembangan ekonorni atau moneter nasional, mengantisipasi potensi pasar suatu produk perbankan, efisiensi dan efektifitas operasional Bank dengan menggunakan prinsip kehati-hatian, serta daya dukung sumber daya manusia yang berkemauan dan berkemampuan dengan pengelolaan manajemen yang baik.
Peranan dunia perbankan tersebut memerlukan dukungan kemampuan sumber daya manusia serta pencarian alternatif penanganan operasional Bank yang semakin efektif dan efisien.Dewasa ini dunia perbankan cenderung memanfaatkan teknologi komputer dalam operasional perbankan sehari-hari yang dikenal dengan Sistem Aplikasi Perbankan.Penerapan teknologi informasi di bidang perbankan perlu juga diimbangi oleh system keamanan yang cukup tangguh karena Sistem keamanan data merupakan faktor yang sangat penting di bidang perbankan mengingat fungsinya sebagai lembaga kepercayaan yang sebagian besar dana yang dikelolanya dimiliki masyarakat. Sistem keamanan perbankan harus bisa mencegah pengaksesan data keuangan nasabah atau penyalahgunaan data keuangan oleh pemakai yang tidak bertanggung jawab. Secara teknis, hal tersebut umurnnya diterjemahkan dalam bentuk penggunaan User Id dan password, fasilitas back up data, atau penggunaan sandi-sandi data bank yang digunakan pada sistem aplikasi, sehingga berdampak pada kepercayaan nasabah terhadap bank tersebut untuk mau menginvestasikan atau menyimpan uangnya di bank tersebut.
Dampak atau prediksi di bidang perbankan
Penerapan teknologi informasi di bidang perbankan tersebut diharapkan memberikan keunggulan komparatif untuk setiap Bank sehingga produk dan jasanya relatif kompetitif di pasar. Bahkan kemampuan Bank dalam penerapan teknologi informasi ini sering di-ekspose, misalnya kemampuan pengoperasian komputer yang terintegrasi (On Line system), Telebanking, atau penggunaan ATM (Automatic Teller Machine) dan internet banking yang semakin luas oleh karena itu dengan perkembangan yang pesat dari perbangkan berdampak juga kepada kebutuhan akan pegawai sehingga menciptakan lapangan pekerjaan dan sekarang di setiap bank telah menawarkan beberapa produk unggulan dimana sekarang di bank masyarakat tidak hanya menyimpan uang saja tetapi sekarang masyarakat sudah bisa melakukan transaksi-transaksi lainnya seperti membayar rekening listrik, telephone, pajak dan lain-lain, terkadang melakukan transaksi di kantor bank terkadang memakan waktu cukup lama terutama harus antri menunggu giliran. Tidak jarang karena kesal dan tidak sabar menunggu dilayani sehingga memanfaatkan cara lain yaitu seperti menggunakan ATM (anjungan tunai mandiri) bank yang tersebar di beberapa tempat. Namun terkadang seseorang bisa bertambah kesal karena di depan ATM ternyata terdapat barisan orang yang mengantri pula.
Akan tetapi bila tidak di imbagi dengan pelayanan yang baik akan menimbulkan dampak negatif bagi para tenaga kerja atau karyawan, nasabah kemungkinan akan beralih menggunakan internet banking, Memanfaatkan internet sebagai salah satu jalur transaksi perbankan yang lebih mudah diakses dimanapun seperti di rumah atau kantor dan juga kapanpun selama 24 jam satu minggu penuh .Bagi sebagian orang, internet banking sangat membantu karena bisa melakukan transaksi perbankan di luar jam kerja bank untuk menggunakan internet banking nasabah hanya membutuhkan koneksi internet dan web browser. Dari sebagian besar konsumen perbankan yang memilih internet banking sebagai cara yang paling disukai untuk menangani keuangannya dewasa ini berkembang dengan sangat cepat. Hal ini disebabkan mereka menyukai berbagai kemudahan dan fitur yang tersedia dalam internet banking sehingga nasabah tidak harus pergi ke bank dan mengantri sehingga dapat menghemat waktu bagi nasabah dengan semakin mudahnya orang bertransaksi menimbulkan ketergantungan bagi para nasabah dan juga menimbulkan kebijakan dari pihak manajemen bank tersebut sehingga bank tidak perlu merekrut karyawan lagi karena tugas dari karyawan tersebut sudah di ambil alih dan dapat di kerjakan oleh komputer .

2.3 Pemanfaatan Komputer di Bidang Transportasi

Pada suatu bidang tertentu komputer membantu meningkatkanefisiensi proses yang ada dan pada bidang lainnya mereka mendorongmunculnya inovasi baru. Banyak industri baru yang bermunculan karenanya.Contoh pemanfatan komputer dalam bidang transportasi:
a. Penggunaan teknologi komputer pada kendaraan mobil dan motor

Perkembangan industri mobil dan motor yang pesat mendorong para pabrikan atau produsen mobil berlomba lomba menciptakan produk-produk mobil dan motor yang canggih. Banyak fitur-fitur yang ditanamkan pada mobil dan motor tersebut guna meningkatkan efesiensi dan keselamatan dan kenyamanan pengendara dalam mengemudi, mobil-mobil produksi sekarang hal keselamatan merupakan hal yang sangat penting dan harus menjadi perhatian utama bagi para produsen mobil. Sehinga sebelum mobil tersebut dipasarkan mobil tersebut harus memenuhi standar keamanan internasional oleh karena itu di perlukan sebuah system yang saling terintegrasi sehingga menghasilkan sebuah teknologi yang sangat baik. Untuk mendukung semua teknologi tersebut diperlukan sebuah computer atau yang lebih di kenal dengan ECU ( elektronic control unit ) yang dapat mengontrol sensor- sensor yang terdapat pada sebuah mobil. Dan ECU tersebut mengontrol sensor-sensor : Engine Control Module (ECM) di gunakan mengontrol semua aktifitas kerja mesin, Transmission Control Module (TCM) berfungsi untuk mengontrol transmisi , Brake Control Module (BCM or EBCM) berfunsi mengontrol kinerja rem, Central Control Module (CCM) untuk mengontor kinerja setir, Suspension Control Module (SCM) berfungsi mengontrol kinerja suspensi dan lain-lain semua di control oleh ECU tersebut dan begitu juga di motor sudah sebagian motor-motor bermesin besar juga menggunakan perangkat ECU tersebut sehingga untuk menservis mobil atau motor tersebut menggunakan perangkat computer dan tidak dikerjakan lagi secara manual oleh para mekanik apalagi sekarang mesin-mesin kendaraan sudak mengaplikasi system injeksi dimana sestem pengabutan bahan bakar sudah menggunakan sensor-sensor komputer sehingga seluruh aktifitas mesin tergantung oleh sensor-sensor yang ada sehingga akan mengefisiensikan penggunaan bahan bakar dan lebih rendah emisi gas buang yang dihasilkan tidak seperti mesin yang masih menggunakan system pengabutan bahan bakar karburator yang cenderung lebih boros dalam penggunaan bahan bakar.

b. Penggunaan teknologi komputer pada lalu lintas

Pada lalulintas, komputer digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas.Di negara maju kereta dipasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem komputer. Jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan raya tertentu.
Dengan komputer semua jalur penerbangan yang transit di Bandara bisa di program dan dijadwalkan dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat membutuhkan dan delangkapi komputer. Bahkan diketinggian tertentu pesawat dapat di terbangkan dengan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram oleh komputer. Dengan komputer, navigasi kapal laut bisa ditentukan koordinat dan arah gerak kapal. Demikian juga penjualan tiket di Bandara , Stasiun , Dan Terminal Bus di layani dengan cepat menggunakan komputer. Demikian juga penjualan tiket di Terminal , Bandara, Stasiun dapat dilayani dengan cepat dengan menggunakan komputer.

Dampak atau prediksi dalam bidang transportasi

komputer yang digunakan pada kendaraan bermotor diharapkan dengan bertambah canggihnya mobil atau motor sehingga dapat menekan angka tingkat kecelakaan yang terjadi karena kita ketahui bahwa tingkat kecelakaan yang sering terjadi diakibatkan oleh kelalaian manusia atau human error dengan penggunaan teknologi tersebut diharapkan mampu mengatasi hal tersebut dan juga kompter pada lalu lintas yang gunakan di jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan raya tertentu untuk mengatur lampu lalu lintas pada bidang transportasi penggunaan komputer diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan kemacetan lalulintas yang sangat panjang terutama di kota-kota besar. Pada negara maju lainnya banyak kereta yang sudah dipasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem computer sehingga perjalanan kereta lebih efektif dan tepat waktu. Bahkan demikian juga penjualan tiket di terminal , bandara, dan stasiun yang dapat dilayani dengan cepat menggunakan computer sehingga memudahkan manusia untuk memesan tiket perjalanan karena sudah dapat di pesan secara online.

2.4 Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan

Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia.Seiring dengan perkembangan teknologi komputer dan teknologi informasi, maka dunia pendidikan pun tidak lepas dari pengaruh perkembangan tersebut.Komputer yang digunakan dalam pendidikan akan sangat membantu para siswa disekolah jika dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu contohnya yaitu pengadaan aplikasi yang diperuntukkan dalam pendidikan, internet yang tersambung dengan komputer sebagai sarana mencari referensi ilmu yang lebih luas.

Contoh penggunaan komputer di bidang pendidikan :

1. Untuk membantu proses belajar di dunia pendidikan adalah digunakannya komputer dalam mengajar maupun paket aplikasi komputer dalam membantu dalam proses belajar Paket – paket aplikasi dalam dunia pendidikan yang diunakan untuk membantu memudahkan dalam mempelajari matematika, bhs inggris, dll.
2. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
3. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
4. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata rata dan juga pembagian.
5. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas dengan internet adalah siswa dapat berkomunikasi kepada kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, sehingga dengan penggunaan internet para siswa sangat terbantu karena bisa mencari referensi-referensi ilmu atau bahan pembelajaran dan dengan adanya email juga membantu para siswa untuk mengirimkan document-document tugas kepada para guru atau dosen.
6. Cara berinteraksi antara guru dengan siswa sangat menentukan model pembelajaran Proses pembelajaranseharusnya tidak 100% bergantung kepada guru lagi (instructor dependent ) tetapilebih banyak terpusat kepada siswa ( student-centered learning atauinstructor independent ). Guru juga tidak lagi dijadikan satu satunya rujukan semua pengetahuan tetapi lebih sebagai fasilitator atau konsultan hadirnyaelearning dengan semua variasi tingkatannya telah memfasilitasi perubahan ini. Secara umum, e-learning dapat didefinisikan sebagai pembelajaranyang disampaikan melalui semua media elektronik termasuk, Internet, intranet,extranet, satelit, audio/video tape, TV interaktif, dan CD ROM
Dampat atau prediksi di bidang pendidikan
Secara khusus untuk pendidikan pengaruhnya akan dirasakan dengan adanya kecenderungan :
a. Bergesernya pendidikan dan pelatihan dari sistem yang berorientasi padaguru/dosen/lembaga ke system yang berorientasi padasiswa/mahasiswa/peserta didik.
b. Tumbuh dan makin memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh.
c. Semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia.
d. Diperlukannya standar kualitas global dalam rangka persaingan global.
e. Semakin diperlukannya pendidikan sepanjang hayat (life long learning).
Aplikasi teknologi komunikasi dan informasi telah memungkinkanterciptanya lingkungan belajar global yang berhubungan dengan jaringan yang menempatkan siswa di tengah-tengah proses pembelajaran, dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan layanan belajar elektronik. Untuk itu, sistem pendidikan konvensional seharusnya menunjukkan sikap yang bersahabat dengan alternatif cara belajar yang baru yang sarat dengan teknologi.
penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan criminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contohnya dengan ilmu computer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos system atau yang lebih sering didengar dengan hacker atau dan yang tak kalah penting pornografi dapat diperoleh oleh para siswa dengan gampang oleh karena itu perlu sikap dari para orang tua, untuk mengawasi mereka karena kita ketahui karena dampak dari pornografi sangat berdampat pada tumbuh kembang siswa dan berdampak pula pada masa depan mereka karena para siswa tersebut merupakan generasi penerus bangsa .
2.5 Pemanfaatan Komputer di Bidang Informasi
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, transportasi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e
seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Di Indonesia, jumlah pengguna Internet menurut perkiraan sebesar 1 juta orang dari sekitar 200 juta penduduk Indonesia. Angka tersebut sangatlah kecil dibandingkan dengan rasio pengguna di Amerika Serikat. Berdasarkan data yang didapat dari APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia) dari 11.000 Sekolah Menengah Umum (SMU) di Indonesia, kurang dari 2% yang mempunyai sambungan ke Internet. Itu pun terkonsentrasi di wilayah Jabotabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa.Kondisi ini sangat memprihatinkan dan menjadikan Indonesia tertinggal jauh dibanding negara-negara lainnya yang telah terbiasa memanfaatkan Internet untuk pendidikan di sekolah-sekolah. Di sisi lain, memasuki abad ke-21 ini, diperkirakan kebutuhan tenaga ahli di bidang teknologi informasi akan meledak dan berbagai urusan diperkirakan hampir semuanya akan berbasiskan Internet.
Dampak atau Prediksi dibidang Informasi
Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi informasi pun ikut berkembang dengan pesatnya.Dengan perkembangannya tersebut, berbagai macam kegiatan atau pekerjaan manusia pun sudah dapat digantikan dengan mesin-mesin otomotis.Pada awalnya manusia harus mengeluarkan kemampuan fisiknya yang cukup besar untuk melakukan kegiatan atau pekerjaannya tersebut, tetapi sekarang sudah tidak lagi.Perkembangan teknologi informasi sudah sangat diakui memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :
Bidang pendidikan(e-education).
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning.Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.
Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Perkembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahn yang ada, bahkan banyak orang memuja teknologi informasi sebagai media yang akan membebaskan mereka dari segala permasalahan yang muncul di dunia ini. Teknologi informasi diyakini akan member umat manusia kesenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sumbangan teknologi informasi terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia.

3. KESIMPULAN

Perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi informasi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi informasi akan terus berkembang karena manusia tidak pernah merasa puas akan apa yang sudah ada sekarang .Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi masyarakat sudah dapat menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam perkembangan teknologi informasi. Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia yaitu manusia sudah sangat tergantungan terhadap teknologi tersebut sehingga manusia tanpa teknologi tersebut manusia dan tidak dapat berkembang dan juga menjadi pemalas.
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya, di khawatirkan manusia akan menjadi budak-budak mesin bersaingfungsi dan tugas dari manusia itu sendiri telah diambil alih oleh komputerdan juga berpengaruh terhadap ketenaga kerjaan karena computer dapat mengerjakan tugas dan fungsi dari manusia sehingga sehingga perusahaan perusahaan tidak membutuhkan lagi tenaga manusia Oleh karena itu bila tidak diimbangi dengan pengetahuan dan pendidikan yang cukup di pastikan akan berdampak pada tingkat pengangguran yang cukup banyak akibat tidak mampu bersaing.
Oleh karena itu alangkah bijaknya kita dapat memanfaatkan teknologi yang ada dengan sebaik-baik. Tidaklah dapat dipungkiri lagi, manusia tidak bisa menipu diri akan kenyataan bahwa teknologi informasi mendatangkan banyak masalah dan berbagai bentuk penyimpangan-penyimpangan bagi manusia. Kalaupun teknologi informasi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi informasi sama dengan kebenaran. Sebab teknologi informasi hanya mampu menampilkan kenyataan. Tentu saja teknologi informasi tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu teknologi informasi tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan dan untuk mencegah atau mengurangi resiko yang di timbulkan oleh teknologi tersebut kemajuan teknologi informasi tersebut, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan perundang-undangan atau melalui suatu konvensi internasional yang membahas tentang etika yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi informasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: